Episode Sunyi

Posted: November 20, 2011 in Uncategorized

Biarlah yang dibawa angin pergi untuk selamanya
Bukan untuk ditangisi berhari-hari
Bukan untuk terus dibela mati-mati
Tapi yang masih tersisa bergerak dengan cepat untuk menggantikan
Yang masih ada harus terlahir merebut posisi

Yang mati biarlah mati
Pekerjaanya sudah usai
Tapi tidak ajarannya
Tapi tidak semangatnya
Tapi tidak perjuangannya

Dalam episode-episode sunyi ini
Tidak boleh ada lagi pengecut yang menyatakan tidak mampu
Demokrasi, HAM, pluralitas, harus ada yang bisa
Memperjuangkannya

Kesadaran adalah titik temu antara pemahaman dan kebodohan bahwa yang dilakukan lebih banyak kesia-siaan
Maka, diskusi yang mana lagi yang harus digelar untuk menancapkan itu pada nurani?

Indonesia, 2011

Dosa Semalam

Posted: September 25, 2011 in Uncategorized

Masih hujan.

Di luar dingin sekali.

Sudah subuh.

Tapi dunia masih begitu gelap.

Sesekali nampak cahaya di jalanan.

Dari manusia yang mengejar asa untuk sesuap nasi hari ini.

Selimut ini tak hendak terlepas dari tubuhku.

Hangat dan begitu menyenyakkan.

Setelah percumbuan yang dimenangkan setan tadi malam.

Aku hanya bisa mendengkur di sisa pagi.

Menanti matahari terbit lagi.

Dengan harapan, hari ini aku bisa lebih baik lagi.

Lebih mulia lagi.

Ah, manusia!

Setelah harta dan kemuliaan, apa lagi yang kay cari di sisa perjalanan singkat ini?

Bengkulu, 2011

Nanti

Posted: September 9, 2011 in Uncategorized

Nanti, dan semua akan indah pada akhirnya

Bukan..bukan..

Tapi, akan indah pada masanya

Jangan dipaksa didahulukan, pun tak ingin tertunda

Biarkan setiap luka yang menganga semakin perih terasa

Biarkan setiap bimbang yang tertahan menggenang, melayang lalu terbang

Biarkan setiap cemburu yang membisu kian membiru dan haru

Lupakan..lupakan semua

Sejenak saja..

Ambil napas, berhentilah

Esok akan ada angin serta badai yang siap menghanyutkan perahu kehidupanmu

Menghantam, menerjang, meradang

Dan, aku akan berlari lebih kencang lagi

Bukan untuk menghindar, tapi mengejar ketertinggalan

Aku akan berteriak lebih keras lagi

Bukan untuk menangis atau mengaduh, tapi marah pada kebodohan diri

Indonesia, 2011

Jika Aku Jatuh Cinta

Posted: Agustus 20, 2011 in Uncategorized

Ya Allah,

Jika aku jatuh cinta

Ku harap itu hanya karena Engkau saja

Bukan karena nafsuku ingin memilikinya

Bukan karena keinginanku untuk slalu dapat bersamanya

 

Ya Allah,

Jika aku jatuh cinta

Semoga cinta itu telah Kau atur sebelumnya

Bukan karena mataku yang terlalu lama memandangnya

Bukan karena pikiranku yang terus mengkhayalkannya

 

Ya Allah,

Jika aku jatuh cinta

Semoga itu tidak mengurangi besarnya cintaku pada-Mu

Semoga itu tidak membuat-Mu cemburu kepadaku

 

Ya Allah,

Jika aku jatuh cinta nanti

Aku ingin, Kau pun mencintainya.

Untukku

 

Indonesia, 2011

Surati Saja Aku

Posted: Juli 31, 2011 in Uncategorized

Tidak..tidak..tidak..

Bukan itu..

Bukan.

Aku hanya sedang memungut sisa senyummu yang tertinggal di sini.

 

Biarlah..biarkan saja.

Setiap angin yang berhembus ini akan mengingatkanku pada aroma dirimu.

 

Lakukan..lakukanlah.

Ya, kepergian itu.

Aku tak akan menahanmu lagi.

 

Jangan..jangan.

Jangan tunggu aku.

Tapi, surati saja aku.

Itu akan menjadi penantianku setiap hari.

 

Indonesia, 2011

Kangkung Indonesia

Posted: Februari 23, 2011 in Uncategorized

KANGKUNG INDONESIA

 

Ada satu adegan yang harus aku ceritakan

Aku sampaikan

 

Dulu, sewaktu kecil

Pagi-pagi sekali Ibuku bangun

Meninggalkan anak-anaknya dengan sayur kangkung di keranjangnya

Seperti biasanya aku akan ikut terjaga

Meminta untuk ikut, atau sekedar mengantarnya

 

Pasar, begitulah kami menyebutnya

Bukan Mall dengan super market atau hyper market yang menyebutnya saja aku salah

Kumuh tapi gagasan utama agar perekonomian tidak jatuh

Kotor, tapi lebih mulia daripada uang-uang yang dihasilkan koruptor

Bau, ah, hidung kami terlalu tebal untuk mencium sesuatu yang kami anggap lebih suci daripada aroma kebohongan

 

Maka, hingga saat ini

Aku akan lebih bangga membawa sayur daripada botol-botol anggur

Aku akan lebih mulia dengan menenteng plastik hitam tanpa iklan bertuliskan alamat di mana aku berbelanja

 

Siapapun boleh masuk ke Indonesia, apapun boleh diperjualbelikan di Indonesia

Tapi tidak ada Negara yang boleh membawa tanpa izin budaya masyarakat yang ada

Tidak boleh ada Negara yang mengaku-ngaku membuat produk yang sama dengan hasil jerih payah putra bangsa kita

 

Demokrasi itu sederhana,

Pasar bebas jangan dimaknai bahwa kenikmatan kangkung akan digantikan sandwich, hot dog, hamburger, atau pizza

 

Ibuku bilang, sampai kapanpun tidak akan ada sayur mayur yang lebih hijau daunnya melebihi hasil olah tanah Indonesia

Sampai kapanpun, tidak akan ada nasi harumnya melebihi yang diberi pengairan dari tanah air Indonesia

Sampai kapanpun,

Sampai kapanpun,

Tidak ada,

Dan tak kan ada.

 

Indonesia, 2011

Penyesalan

Posted: September 27, 2010 in Uncategorized

Di sini pernah kudirikan satu rumah kecil
yang atapnya dari rumbia saling memahami
pondasinya pasir-pasir kejujuran
tiang-tiangnya kayu keteguhan hati
dan dindingnya dari keterusterangan

tapi rumah itu tidak bertahan lama
angin begitu mudah merobohkannya
hujan begitu gampang menghanyutkannya

di rumah itu tidak aku tanami pohon cinta
yang kelak akan menjadi tempat rindang dari serbuan angin dan hujan.

aku lupa membuat pagar dari besi kesabaran
agar kecemuruan menjadi bumbu
agar tengkar dan amarah menjadi penyedap rasa manisa dan asin cinta

ah,
aku ingin mengulangnya lagi
kembali
untuk menebus salah

Indonesia, 2010

Selalu Ada

Posted: September 16, 2010 in Uncategorized

Ada lagi yang singgah
hari ini
entah ini yang ke berapa untuk hari ini

Aku sudah bilang
jangan!
kau hanya kan jadi pelarianku

Ada lagi
slalu ada

Aku terlanjur menutup hati
untuk siapapun

Hatiku tlah tercuri
hanya dia yang bisa membukanya kembali

Ada lagi yang datang
slalu kujawab
maaf
datang lagi saja esok..

MASIH ADA AKU

Posted: September 12, 2010 in Uncategorized

Masih ada aku jika nanti kau tiba-tiba kesepian

Masih ada aku jika nanti kekasihmu tiba-tiba tidak lagi mendatangimu

Masih  ada aku yang slalu kau anggap lugu dan dengan itu kau kan bercerita tanpa henti

Masih ada aku yang slalu kau anggap aneh karna slalu tidak bisa melupakanmu

Masih ada aku, untuk saat ini

Tapi, jangan pernah salahkan aku

Jika nanti ternyata aku tidak slamanya ada

Untukmu

Indonesia, 2010

Pergilah

Posted: September 8, 2010 in Uncategorized

Pergilah,

di sini tidak ada lagi ruang untukmu

pergilah,

di sini tidak lagi butuh akanmu

pergilah,

di sini tidak ada lagi namamu

pergilah,

menjauhlah..

bila dapat jangan pernah sebut namaku lagi

Indonesia, 2010