Episode Sunyi

Posted: November 20, 2011 in Uncategorized

Biarlah yang dibawa angin pergi untuk selamanya
Bukan untuk ditangisi berhari-hari
Bukan untuk terus dibela mati-mati
Tapi yang masih tersisa bergerak dengan cepat untuk menggantikan
Yang masih ada harus terlahir merebut posisi

Yang mati biarlah mati
Pekerjaanya sudah usai
Tapi tidak ajarannya
Tapi tidak semangatnya
Tapi tidak perjuangannya

Dalam episode-episode sunyi ini
Tidak boleh ada lagi pengecut yang menyatakan tidak mampu
Demokrasi, HAM, pluralitas, harus ada yang bisa
Memperjuangkannya

Kesadaran adalah titik temu antara pemahaman dan kebodohan bahwa yang dilakukan lebih banyak kesia-siaan
Maka, diskusi yang mana lagi yang harus digelar untuk menancapkan itu pada nurani?

Indonesia, 2011

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s