Dosa Semalam

Posted: September 25, 2011 in Uncategorized

Masih hujan.

Di luar dingin sekali.

Sudah subuh.

Tapi dunia masih begitu gelap.

Sesekali nampak cahaya di jalanan.

Dari manusia yang mengejar asa untuk sesuap nasi hari ini.

Selimut ini tak hendak terlepas dari tubuhku.

Hangat dan begitu menyenyakkan.

Setelah percumbuan yang dimenangkan setan tadi malam.

Aku hanya bisa mendengkur di sisa pagi.

Menanti matahari terbit lagi.

Dengan harapan, hari ini aku bisa lebih baik lagi.

Lebih mulia lagi.

Ah, manusia!

Setelah harta dan kemuliaan, apa lagi yang kay cari di sisa perjalanan singkat ini?

Bengkulu, 2011

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s